Kompetisi futsal terbesar se Eks-Karisidenan Kediri tersebut merupakan ajang menunjukkan bakat para pemain futsal yang benar-benar memiliki talenta. Kemarin (14/3) merupakan hari yang membahagiakan bagi mereka yang berhasil membawa pilang trophy kemenangan. Hal ini terutama di rasakan oleh tim-tim futsal dan tim cheerleadance yang berhasil menjadi champion di ven terbesar se Eks-Karisidenan Kediri tersebut.
Tim futsal putri Smadela berhasil membawa pulang gelar champion dan juga pemain terbaik putri. Retno Yustyanti yang mendapatkan gelar pemain terbaik putri tak bisa menyembunyikan kebahagiaan dan suka citanya saat menerima hadiah dan trhopy dari Bapak Walikota Kediri, Samsul Ashar. “Saya senang sekali bisa membawa Smadela juara dan bisa menjadi The Best Player,” ujarnya.
Hal sama juga dirasakan oleh tim Smada Trenggalek yang berhasil menyabet lima juara sekaligus, yaitu Champion Specs-KFL 2010, juara pertama supporting event Kick n Rush dan Freestyle Competition. Juga berhasil mendapatkan

The Best Player dan suporter teratraktif. Ketika peluit akhir pertandingan tim Smada Trenggalek langsung sujud syukur di tengah lapangan. Kegirangan dan sukacita tak dapat mereka sembunyikan. Mereka tak malu-malu meluapkan kegembiraan mereka. Menurut Pingkan Hendriyana kemenangan mereka tak lepas dari dukungan para suporter Smada Trenggalek yang tak henti-hentinya memberi semangat. “Meski suporter kami kalah jumlah, tapi para suporter tetap semangat dan tak mau kalah,” ujarnya. Imam Choirul Muntoha, kapten dari Smada Trenggalek tersebut juga berhasil menyandang gelar The Best Player. Selain itu ia juga mendapatkan hadiah berupa kaos dari Specs karena menggunakan sepatu Specs. “Specs itu enak di pakai kalo lagi main bola,” ujarnya.

Sedangkan kemenangan timnya berkat kerja sama dan arahan pelatih yang membuat mereka tambah bersemangat. “Pelatih sudah menargetkan untuk juara,” ujarnya lagi. “Selain itu kami juga sering mengikuti kompetisi yang lawan-lawannya lebih berat, jadi kami tidak takut melawan Smapta,” imbuhnya.

Di sisi lain tim Cheerleadance dari SMAN 3 Kediri E-Cheer yang juga berhasil memenangkan Honda Cheerleadance Competition. Mereka berdebar-debar saat menunggu pengumuman pemenang HCC. Ketegangan dirasakan oleh semua tim Cheerleadance yang berhasil masuk babak 6 besar. Ketika MC Ema menyebutkan bahwa SIC dari SMAN 6 Kediri menjadi Runner up otomatis E-Cheer menjadi Champion. Mereka langsung sujud syukur. Sampai-sampai beberapa dari mereka hampir menangis karena saking senangnya. “Kami seneng banget bisa menang dan jadi juara satu,” ujar para anggota E-Cheer tersebut. “Kami akan terus mengembangkan bakat kami,” ujar Daniar

Hapsari.